Menkominfo Sofyan Djalil Dukung Langkah APJIIMenkominfo Sofyan Djalil Dukung Langkah APJII
PRESS RELEASE
JAKARTA: Menteri Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Sofyan
Djalil mendukung setiap langkah APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet
Indonesia) dalam melakukan kegiatan internet di Indonesia.
Hal itu terungkap dari pertemuan silaturahmi antara pengurus
APJII dengan Menkominfo, Kamis malam. Dalam pertemuan itu Menkominfo didampingi
oleh Dirjen Postel Basuki Yusuf Iskandar, Dirjen Aplikasi Telematika Cahyana
Ahmadjayadi, dan staff. Sedangan APJII dipimpin Sekjen Teddy A. Purwadi, Wakil
Sekjen John Sihar Simanjuntak dan pengurus lainnya.
Adapun langkah-langkah APJII sesuai dengan program Munas APJII
yang digelar bulan Mei lalu, antara lain melakukan redelegasi dan litigasi terhadap
pengelolaan PDTT-ID/ccTLD (country code top level domain) dari perorangan ke
lembaga IDNIC, pembentukan PT IIX (Indonesia Internet Exchange), serta penyuksesan
pelaksanaan APRICOT yang akan digelar di Bali tahun 2007.
“Kami menerima seluruh program APJII sesuai dengan hasil
yang disepakati di Munas,” kata Menteri Sofyan Djalil seperti ditirukan
oleh Sekjen APJII Teddy A. Purwadi kepada pers, Jumat (8/7).
Dijelaskan oleh Teddy, bahwa Menkominfo meminta agar adanya
persoalan-persoalan berkaitan dengan pengelolaan domain Indonesia (ccTLD) agar
diselesaikan secara harmonis, tidak perlu sampai proses litigasi. Selama ini
ccTLD dikelola secara perorangan oleh Budi Rahardjo.
Ditambahkan Teddy, secara tegas Menteri Sofyan Djalil bersedia
menjadi moderator atau memediasi antara APJII dengan PPDI (Persekutuan Pengelola
Domain Indonesia) yang dipimpin oleh Budi Rahardjo. “GAM saja bisa masa
urusan begini tidak bisa. Ini demi membangun citra Indonesai di dunia internasional,”
tambahnya.
Seperti diketahui, selama ini APJII sebagai asosiasi yang memayungi
para penyelenggara internet dalam hal pengelolaan domain .id, dalam perjalanannya
mengalami dispute pengelolaannya berkaitan dengan munculnya PPDI yang dimotori
oleh Budi Rahardjo sebagai pengelola secara sepihak. Atas hal itu, dalam Munas
APJII beberapa waktu lalu, anggota menugaskan pengurus APJII untuk melakukan
proses redelegasi dan litigasi sekaligus.
Meski mendukung secara penuh, Sofyan Djalil berpesan agar kasus
APJII dengan Budi Rahardjo ini agar dicari jalan terbaik (best practices) ke
dalam IDNIC. “Dalam hal redelagasi bisa diproses secara paralel termasuk
bagaimana mancari <i>best practices</i> redelegation process ke
dalam IDNIC,” kata Teddy mengutip Menkominfo.
IDNIC adalah lembaga registry domain yang akan didirikan oleh
para stakeholder Pemerintah-GAC (Government Advisory Committee) dan swasta/APJII,
serta Supporting Organisation (SO). Sedangkan pengelolaan PDTT-ID akan dilaksanakan
para profesional yang berkompeten mewakili para pendiri tersebut di atas.
Dalam pelaksanaannya, akan dibentuk badan hukum IDNIC sebagai
lembaga nir-laba (non-profit organisation) untuk menerima mandat kelembagaan
dari ICANN/IANA. Oleh karena itu, sesuai dengan petunjuk Sofyan Djalil, APJII
segera mengirim surat kepada Menkominfo untuk menetapkan Badan Hukum IDNIC untuk
menerim mandat kelembagaan dari ICANN/IANA selaku pengelola domain Internet
dunia.
Dengan mulainya tahap proses redelegasi PDTI-ID ke Badan Hukum
IDNIC secara kelembagaan, maka dapat diciptakan kestabilan pelaksanaan pelayanan
jasa telekomunikasi (public services) dan sumber daya Internet nama domain secara
khusus kepada masyarakat Indonesia. Sehingga dimasa datang akan tercipta pengelolaan
telekomunikasi yang lebih baik dan meningkatkan citra baik di forum internasional.
APRICOT
Dalam kaitan itu Menkominfo juga mendukung sepenuhnya rencana pelaksanaan APRICOT
2007 di Bali. APRICOT (Asia Pacific Regional Internet Conference on Operational
Technologies) adalah event prestesius bagi pengembangan internet di kawasan
Asia Pasifik.
Indonesia mendapat kepercayaan setelah tim dari APJII berhasil
meyakinkan peserta konferensi di Jepang, pada Maret tahun ini. Event tersebut
merupakan pertemuan inti para pengembang internet di kawasan Asia Pasifik dan
pembelajaran secara langsung dan para pemain utama komunitas internet dunia.
Dalam acara tersebut, para komunitas internet dunia, khususnya
kawasan Asia Pasifik akan melakukan diskusi, sharing knowledge, diskusi, berkaitan
dengan perkembangan internet secara kesluruhan di kawasan tersebut.
Delegasi dari manca negara yang akan hadir di acara tersebut,
diperkirakan sampai 500 orang dari berbagai negara. APJII sebagai panitia APRICOT
di Bali sudah melakukan segala persiapan sejak sekarang. Untuk menunjukkan keseriusannya
mendukung program APJII termasuk APRICOT ini, Menkominfo bersedia duduk sebagai
pelindung dalam kepenitiaan.
Informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Sekretaris Jenderal APJII <sekjen@apjii.or.id>
|